Menentukan Kalimat Efektif

 

Tugas Bahasa Indonesia Kalimat Efektif

1.      Kendala yang dialami oleh perusahaan swasta adalah antara lain adalah sistem birokarasi pemerintah yang berbelit-belit, misalnya dalam memperoleh ijin usaha, ijin produksi barang, dan lain-lain.

Pembahasan:

·         Karena penggunaan “adalah” secara berlebihan adalah pemborosan dan itu menjadi tidak efektif.

 

2.      Yaitu adanya penyelewengan dana dengan jumlah yang tidak sedikit.

Pembahasan:

·         “yaitu adanya” merupakan bentuk pemborosan kata karena penyelewengan dana sebetulnya sudah bisa berdiri sendiri.

 

3.      Baik SDM dari pucuk pimpinan sampai struktur yang paling rendah.

Pembahasan:

·         Dalam penggunaan kata “baik” malah menghilangkan subjek.

 

4.      Setelah dapat pengalaman kerja, pindah ke RS lain yang dianggapnya lebih menjanjikan masa depan atau lebih prestise.

Pembahasan:

·         Tidak adanya subjek pada kalimat.

 

5.      Dalam hal ini Staf Biro keuangan dan Perlengkapan, yang telah disepakati sebagai focus point NHA Indonesia, diharapkan tahun-tahun mendatang mampu untuk terus mengerjakan kegiatan NHA ini sehingga tetap berkelanjutan.

Pembahasan:

·         Dalam kata “dalam hal ini” menunjukan ketidaklugasan subjek.

 

6.      Untuk unit pelayanan operatif, terjadi penurunan yang sangat signifikan pada jumlah operasi yang dilakukan.

Pembahasan:

·         Kata “untuk” di awal kalimat tidak tepat karena tidak menunjukkan kelugasan subjek.

 

7.      Jika negosiasi tersebut berhasil, maka keadaan ekonomi Indonesia akan pulih secara tepat.

Pembahasan:

·          Kata “jika” dan “maka” merupakan konjungsi yang dipakai untuk menghubungkan anak kalimat dengan induk kalimat pada kalimat majemuk bertingkat.

 

8.      Sehingga diharapkan pemerintah yang berjalan saat ini mampu mewujudkan masyarakat adil dan makmur, dengan perbaikan sistem ekonomi.

Pembahasan:

·         Kata “sehingga” yang terletak di awal kalimat adalah bentuk konjungsi koordinatif yang menghubungkan induk kalimat dengan anak kalimat.

 

9.      Meskipun banyak upaya telah membawa hasil, namun masih ada beberapa hambatan.

Pembahasan:

·         Kata “namun” merupakan konjungsi antarkalimat untuk menyambungkan dengan kalimat sebelumnya. Ia diletakkan di awal kalimat dan diikuti oleh tanda koma.

 

10.  Meskipun prestasi warga belajar Kejar Paket A dalam hal menyelesaikan buku Paket A dinilai cukup baik, tetapi prestasi tersebut perlu ditingkatkan.

Pembahasan:

·         Kalau sudah ada kata “Meskipun” maka tidak bisa di tambahi konjungsi lain.

 

11.  Oleh karena sasaran strategik ditentukan ukuran pencapaiannya, maka sasaran-sasaran strategik yang dihasilkan dapat dibuat seimbang, sehingga pencapaian sasaran keuangan dapat bersifat jangka panjang.

Pembahasan:

·         Kata “sehingga” sebagai konjungsi tidak boleh diawali atau diakhiri tanda koma.

 

12.  Kegiatan proyek itu memerlukan tenaga yang terampil, biaya yang banyak, dan waktunya cukup.

Pembahasan:

·         Pemerincian kalimat di atas tidak tepat dan tidak setara karena dalam klausa  “waktunya cukup” memiliki perbedaan struktur dari kedua klausa sebelumnya.

 

13.  Tiga hal atau faktor yang paling populer dalam mendorong mahasiswa melanjutkan studimereka di perguruan tinggi berturut-turut adalah:

(a) ingin mendapatkan kualifikasi prefesional yang spesifik

(b) kesempatan kerja yang baik baik bagi lulusan perguruan tinggi; dan

(c) mempersiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja

Pembahasan:

·          Pemerincian diatas tidak tepat. Sementara itu, ketiga klausa tersebut dihubungkan oleh konjungsi “dan” yang mensyaratkan struktur klausa yang dirangkai harus sama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Puisi Karya Amir Hamzah Berjudul "Padamu Jua"

Analisis Iklan Air Mineral "Aqua" Pada Televisi

Analisis Puisi Berjudul "Serenada Hijau" Karya W.S Rendra