Contoh Teks Prosedur Karya Fahryan Andria Putra
Agar Tidak Overthingking Sebelum Tidur
Seperti yang kita ketahui, Overthinking
saat ini mungkin sudah menjadi pembahasan yang melekat di kalangan mahasiswa.
Ketika seseorang yang mengalami overthinking justru ia menghambat penyelesaian
masalah dan malah dapat menambah masalah. Sering kali kita tidak menyadari
sedang mengalami overthinking. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui apa itu
overthinking supaya kita memiliki awareness terhadap diri kita sendiri. Nah apa
sih tang dimaksud overthingking? Menurut psikolog, overthinking adalah
menggunakan terlalu banyak waktu untuk memikirkan suatu hal yang kurang berguna
dengan cara yang merugikan serta overthinking dapat berupa ruminasi dan kekhawatiran
yang berlebihan. Misalnya kita terlalu cemas memikirkan dimasa depan kita akan
menjadi apa, memikirkan apakah cita-cita dapat tercapai, memikirkan tugas dosen
yang banyak dan lain lain. Untuk mengubah kebiasaan overthinking, kita perlu mempunyai kemauan dan tekad yang kuat.
Namun, untuk mengurangi kebiasaan overthinking bisa dimulai dari menyadari apa
yang sedang dipikirkan kemudian kita bisa mengarahkan pikiran ke arah yang
lebih rasional. Ada beberapa tips agar dapat mengurangi overthingking, apalagi
saat malam hari yang mana waktu itu harus kita gunakan untuk tidur dan
beristirahat, tapi kita malah overthingking dan malah menjadi insomnia.
Yang pertama adalah hindari jam
tidur diatas jam 12 malam. Ini merujuk pada pengalaman pribadi saya. Mungkin
banyak dari kita yang harus tidur dalam jangka waktu 7-8 jam. Tetapi, ada juga
orang yang bisa tidur kurang dari jam tersebut. Biasanya orang yang melembur
pekerjaannya atau melembur tugasnya itu orang orang yang gampang merasa
overthingking. Apalagi tugas saya sebagai mahasiswa yang mendapat banyak tugas
terlebih lagi deadlinenyapun sering mepet. Jadi, tak jarang sering begadang untuk
mengerjakan tugas. Semakin kesini, saya merasa semakin terus terusan
overthingking karena keseringan begadang. Sering kali saya bertanya kepada
teman saya yang jam tidurnya bisa dikatakan dibawah jam 12 malam dan tidur
dengan teratur malah jarang merasa overthingking. Jadi menurut saya yang
pertama adalah jangan dibiasakan begadang dan tidur yang cukup.
Kedua, yaitu mencari kegiatan atau
aktivitas yang positif dan membuat bahagia. Alihkan perhatian dengan cara
melakukan aktivitas baru. Melakukan sesuatu yang disukai seperti menjadikan
hobi sebagai kegiatan rutinitas mu yang wajib ada di dalam hari-harimu dapat
membuat hati senang sekaligus mengalihkan sikap overthinking. Melakukan
aktivitas yang termasuk di dalam hobimu juga bisa menjadi salah satu cara untuk
lebih menikmati hidup. Bagi yang hobi bermain musik, ini bisa menghilangkan overthinking
sekaligus menenangkan pikiran. Bagi yang suka berolahraga, tentu dapat
meningkatkan imun serta kesehatan dan dapat terhindar dari overthingking,
begitu pula kegiatan yang lainnya.
Ketiga, yaitu dengan cara membantu
orang lain agar merasa lebih bersyukur dan lebih tenang. Kadangkala,
overthingking timbul karena kecemasan kita terhadap suatu takdir yang kita
jalani. Kita berfikir akan menjadi apa kita dimasa depan dan apakah kita mampu
untuk mengikuti perkembangan zaman, dan lain-lain akan menambah pemikiran kita
lebih rumit dan menambah overthingking. Jika bermeditasi atau mengatur nafas
tetap gagal mengatasi overthinking, maka coba membantu orang lain yang sedang
kesusahan akan membuat merasa lebih bersyukur dengan melihat kondisi atau
kehidupan orang yang kau bantu. Membantu orang lain dapat mengalihkan
overthinking dan lebih produktif beraktivitas. Menyadari kita bisa meringankan
beban orang lain dapat menghilangkan pikiran negatif dalam diri dan bila terus
dilakukan akan berdampak baik bagimu di suatu hari bila kamu membutuhkan
pertolongan dari orang lain.
Keempat, dengan cara meminta bantuan
teman. Selain itu, minta bantuan orang lain juga dapat bisa dicoba untuk
mengatasi overthinking. Perilaku overthinking sering membuat seseorang merasa terbebani
dan terjebak di satu tempat tanpa sadar ada orang lain yang bisa meringankan
beban yang disimpan sendiri. Tidak semua masalah harus dilewati sendiri,
percayalah kamu hanya butuh bantuan orang lain saja. Meminta bantuan pada orang
lain dapat memberikan cara pandang baru, mengurai pikiran yang rumit, dan
bahkan menyelesaikan masalah tersebut. Misalnya curhat ke orang tua, sahabat
bila perlu dikonsultasikan kepada ahli kejiwaan mereka akan membuat cara khusus
agar kamu sembuh dari overthinking.
Jadi, itulah penjelasan tentang
seluk beluk overthingking dan kiat-kiat mengatasi overthingking sebelum tidur.
Bila tetap terus ditanam sikap overthinking akan membuat tubuh tidak sehat dan
mental pun dapat terganggu. Ketimbang menyesal diakhir cerita dan tenggelam
pada kondisi tersebut, alangkah lebih baiknya jika Anda move on dengan
mengikhlaskannya bahwa semua yang terjadi pasti ada hikmahnya.
Komentar
Posting Komentar