Contoh Teks Eksplanasi Karya Fahryan Andria Putra
Transmigrasi Adalah Solusi
Seperti yang kita ketahui,
transmigrasi merupakan perpindahan penduduk dari suatu daerah yang berpenduduk
padat ke daerah lain yang jarang penduduk atau bisa dikatakan dengan tempat
yang tidak ramai penduduk. Orang yang melakukan transmigrasi biasa disebut
transmigran. Para transmigran dapat membangun desa dan memulai hidup baru di
tempat dimana mereka tinggal. Pemerintah menarik minat masyarakat agar mau
melakukan transmigrasi dengan memberikan modal untuk mereka, mulai dari tanah,
rumah, dan perlengkapan lainnya.
Program transmigrasi ini bertujuan untuk mengarahkan masyarakat
yang kurang mampu atau kurang beruntung untuk dipindahkan dari daerah yang
padat penduduk ke daerah yang jarang penduduk. Pemerintah ingin memberikan
kesempatan bagi orang yang mau bekerja keras dengan mengolah sumber daya alam
di pulau lain di Indonesia seperti Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau
Sulawesi, dan Pulau Papua. Ada juga orang yang mengatakan bahwa program
transmigrasi adalah salah satu solusi untuk mengurangi kemiskinan di Pulau Jawa.
Pemerintah memiliki beberapa alasan diselenggarakannya program transmigrasi
bagi penduduk di Pulau Jawa antara lain untuk mengurangi kemiskinan, memenuhi
kebutuhan tenaga kerja untuk mengelola sumber daya di pulau-pulai lain,
pemerataan pembangunan wilayah melalui persebaran penduduk, mendukung ketahan
pangan, mengurangi masalah pengangguran, dan mendukung ketahanan nasional.
Alasan adanya program transmigrasi adalah untuk
memeratakan jumlah penduduk. Jika kita lihat, jumlah penduduk di Pulau Jawa
meningkat lebih tajam dibandingkan pulau-pulau lainnya. Kedua, mendukung
ketahanan pangan. Pangan merupakan hal yang sangat pokok dan sangat mendasari dalam
kehidupan manusia. Apabila terjadi kepadatan penduduk di satu titik, tentunya jumlah
pangan di daerah tersebut semakin berkurang dan semakin menipis mengingat
jumlah penduduknya yang banyak. Sebaliknya, di daerah yang jarang penduduknya,
stok pangan sangat melimpah sedangkan sumber daya manusianya sedikit. Adanya
transmigrasi akan menjaga ketahanan pangan dengan penyediaan lahan untuk diolah
para transmigran dari daerah yang padat penduduk. Dengan demikian, ketahanan
pangan akan terus selalu terjaga. Ketiga yaitu, masalah pengangguran. Di daerah
yang padat penduduk, persaingan masuk dunia kerja sangat ketat. Bagi orang yang
tidak mempunyai kemampuan dibidang itu, akan kurang mampu bersaing dengan orang
yang sudah berpengalaman dibidang itu. Dan itu membuat tambahnya tingkat
pengangguran. Masalah tersebut tentunya dapat diatasi dengan transmigrasi,
dengan transmigrasi warga akan memiliki pekerjaan di daerah yang mereka
tinggali. Nantinya, mereka dapat bercocok tanam, menjual hasil kebunnya, dan
mendapat uang. Hal tersebut dapat mengurangi angka kemiskinan akibat
pengangguran. Kemudian, untuk alasan yang terakhir adalah mendukung ketahanan
nasional. Pulau-pulau yang berbatasan langsung dengan negara lain, seperti Kalimantan
dan Papua adalah daerah yang rawan akan tindakan kriminal, baik dari dalam
negeri maupun luar negeri. Dengan adanya transmigrasi ini, diharapkan dapat mengurangi
tindakan kriminal dari luar negeri maupun dalam negeri.
Selanjutnya, transmigrasi ini tidak hanya terfokus
pada perpindahan penduduk saja. Dulu program transmigrasi bersifat sentralistik
dari Jakarta, kini sudah diubah menjadi kerja sama antar daerah pengirim
transmigran dengan daerah tujuan transmigran. Kerja sama antara kementerian dan
lembaga dengan pemerintah daerah serta sokongan dan dukungan dari masyarakat
akan menghasilkan produktivitas dan pemerataan yang adil. Peran pemerintah provinsi
juga sangat penting dilihat dari cara mengoordinasi pemerintah kabupaten dalam
memajukan transmigrasi dan akan menentukan arah transmigrasi ke depan.
Transmigran dan penduduk asli juga harus terlibat aktif dalam pembangunan
transmigrasi.
Transmigrasi ini dapat dikatakan sebagai solusi yang
sangat bagus untuk kemajuan Indonesia. Program transmigrasi diharapkan dapat
memberi harapan baru bagi penduduk yang melakukan transmigrasi. Dengan
berpindah ke daerah yang baru diharapkan transmigran dapat memperbaiki taraf
hidup mereka. Namun dengan demikian, transmigrasi terkadang juga menimbulkan
pro dan kontra dari masyarakat tertentu. Selain itu, terkadang timbul masalah
lainnya seperti gangguan pada saat bercocok tanam yaitu lahan yang tidak subur,
hama yang mengakibatkan kegagalan panen, dan perubahan iklim yang berdampak
pada gagalnya panen di daerah transmigran yang tentunya mengakibatkan menurunnya
taraf hidup para transmigran. Menurut masyarakat yang pro dengan transmigrasi, kerusakan
lingkungan akibat proyek transmigrasi bukan disebabkan oleh kebodohan,
melainkan karena kurangnya perhatian, tidak ada kelanjutan program, dan tidak
adanya akuntabilitas selama transmigrasi dilaksanakan. Audit program kadang
menunjukkan bahwa tindakan pencegahan yang diusulkan justru tidak realistis dan
kurang diawasi pemerintah.
Komentar
Posting Komentar