Analisis Drama Diaryku
1. ANALISIS DRAMA
Judul
: Diary ku
Tema : Drama 2 Orang
Alur : Pendek
Pemeran: 2 orang
Penokohan:
- Jasmin
- Yumie
Sinopsis
Drama
Sampai
pada detik ini keluarga Yumie belum tiba dirumah, dan hari terlihat semakin
sore. Yumie menulis diary di depan rumahnya sambil menunggu keluarganya datang.
Ia tampak sedih, dan tiba tiba Jasmin datang mengagetkan Yumie.
Dialog
Drama
Jasmin
: Dor…. Hei Yumie…. (Fungsi Fatik, menyapa, sekedar
untuk kontak)
(Yumie
hanya diam meski ia memberi respon kaget sedikit).
Jasmin
: Apa ada masalah? (Fungsi
Konatif, tumpuannya orang kedua)
Yumie
: Aku tak apa-apa, Jas.(Fungsi emotif, tumpuannya
pada penutur)
Jasmin
: Kamu tak pandai berbohong, (Fungsi konatif, tumpuannya pada lawan bicara) mari
ceritakan semuanya padaku.(Fungsi emotif, tumpuannya
pada penutur)
Yumie
: Benar, aku tak apa Jasmin. (Fungsi emotif, tumpuannya pada penutur)
(Jasmin
merebut buku diary ditangan Yumie, pasti banyak rahasia gumam Jasmin).
Yumie
: Kamu tidak akan mengerti bagaimana rasanya menjadi aku Jasmin, . (Fungsi emotif, bertumpu
pada penutur)kembalikan saja buku ku (Fungsi konatif)
Jasmin
: Hei apa apaan kau Yumie, bunuh diri tidak akan menyelesaikan masalah. (Fungsi puitik, menyampaikan
pesan/nasehat)
(Yumie
menangis sesenggukan, dan Jasmin mencoba menenangkan Yumie).
Jasmin
: Kamu bisa ceritakan semuanya kepadaku Yum. (Fungsi emotif, bertumpuan
pada penutur)
Yumie
: Aku seperti pembantu di rumahku sendiri aku sangat dibedakan dengan
saudaraku, aku bukan anak yang mereka harapkan. (Fungsi referensial,
membicarakan topik tertentu)
Jasmin
: Orang tuamu baik, kenapa kau berfikiran seperti itu? (Fungsi konatif, bertumpuan
pada orang kedua)
Yumie
: Mereka bertopeng Jasmin, aku seperti anak pungut di sini. Saudarakupun tak
ada yang peduli. Aku harus bagaimana? (Fungsi Referensial, menceritakan topik tertentu)
Jasmin
: Kamu harus kuat, kamu beruntung bisa tinggal di rumah mewah, sekolah tanpa
memikirkan biaya. (Fungsi puitik, memberikan nasihat)
Yumie
: Tapi aku asing di dalam keluargaku sendiri. (Fungsi emotif, bertumpuan
pada diri sendiri)
Jasmin
: Jangan berfikir begitu, coba kamu selesaikan ini secara baik-baik, misalnya
kamu bertanya dengan kedua orang tuamu. Ketika kamu mengetahui alasannya
mungkin kamu akan lebih baik. (Fungsi Puitik, memberikan nasehat)
Yumie
: Terima kasih Jas, kamu sangat baik. (Fungsi Konatif, bertumpuan pada orang kedua)
Jasmin
: Peranku sebagai sahabatmu tentu itu yang akan dilakukan sahabat di manapun di
muka bumi ini. (Fungsi Referensial, menceritakan topik tertentu)
2. CONTOH FUNGSI BAHASA
1.
Fungsi Fatik
Tumpuan : Kontak
Contoh : “Hai Anita! Apa kabar?”
2.
Fungsi Puitik
Tumpuan :
Amanat/nasehat
Contoh :
“Seharusnya kamu lebih bisa mengontrol emosi kamu.”
3.
Fungsi Referensial
Tumpuan :
konteks
Contoh :
“Pagi ini aku belum sarapan. Habis bangun langsung belajar.”
4.
Fungsi Emotif
Bertumpuan pada penutur
Contoh :
“Kepalaku pusing setelah belajar matematika”
5.
Fungsi Metalingual
Tumpuan : Kode
Contoh : “O2
di kota ini semakin menipis, ya?”
6.
Fungsi Konatif
Tumpuan : lawan
bicara
Contoh :
“Kamu sangat baik padaku”
Komentar
Posting Komentar