Nilai - Nilai Budaya Dalam Film Berjudul "Tilik"
Film dapat berpengaruh bagi kehidupan manusia, karena membuat penonton seolaholah mengalami sendiri adegan-adegan dalam film. Pesan-pesan yang termuat dalam setiap adegan film akan memberikan ingatan dan kesan tersendiri bagi masingmasing penonton.
Film “Tilik” sampai saat ini belum ada yang meneliti secara semiotik. Oleh karena itu penulis tertarik melakukann penelitian pada Film “Tilik” tersebut. Kemudian film lebih mudah dianalisis karena setiap adegannya dapat diamati secara langsung. Adegan -adegan dalam film dapat dengan mudah dipahami seperti gambaran kehidupan nyata. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan deskripsi dalam membaca makna yang terkandung dalam sebuah film melalui kajian semiotika.
Film “Tilik” memiliki nilai sosial budaya yang dapat kita Analisa lebih dalam. Nilai sosial budaya tersebut meliputi sistem bahasa, sikap kekeluargaan, organisasi sosial, kemajuan teknologi, sistem mata pencaharian, sistem religi, sapaan, mitos yang berkembang dalam masyarakat, status sosial, gotong royong, dan nilai sopan santun. Hal tersebut dapat dilihat melalui data-data temuan yang telah dihadirkan dalam penelitian.
Pada dasarnya, Film “Tilik” sendiri berusaha untuk tetap melestarikan dan menjaga nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang di dalam kehidupan masyarakat. Dengan kesederhanaan topik dan masalah yang diangkat namun dekat dengan keseharian masyarakat dan pengemasan yang unik membuat film tersebut memiliki daya Tarik tersendiri.
Dalam Film “Tilik” ini, terdapat juga pemberian kritik sosial terkait dengan kemajuan teknologi khususnya media komunikasi yang tidak dibarengi dengan kemajuan literasi digital. Media sosial sering menjadi tempat sumber berita boaks yang tersebar dalam masyarakat. Seseorang yang secara mentah mempercayai berita tanpa mengecek kebenaran sumber tentu merugikan dan meresahkan banyak pihak.

Komentar
Posting Komentar